Sebelumnya, Pallotta menyebut bahwa Milan telah kehilangan akal sehat mereka setelah belanja besar di musim panas ini dengan dana utangan. Klaimnya, Rossoneri berutang 300 juta euro dengan bunga yang tinggi sebagai dana belanja mereka .

Komentar dari Pallotta ini membuat kubu Milan berang. Lewat CEO Milan, Marco Fassone, Rossoneri membantah tuduhan Pallotta itu dan balik menantang untuk membuka neraca keuangan mereka.
"Saya minta maaf bila saya memiliki informasi yang tidak tepat. Saya sangat peduli dengan sepakbola Italia dan untuk kembali ke puncak," ujarnya.
"Karena itu, saya berharap semua klub berkontribusi pada liga yang lebih kuat dan lebih berkelanjutan seperti yang kami lakukan di Roma," sambungnya.
"Saya berharap yang terbaik untuk Milan dan semoga sukses bagi pemilik baru mereka. Saya menantikan pemilik baru yang bekerja bersama kami dengan cara yang bagus demi kebaikan Serie A," tandasnya.
SILAHKAN KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK BERGABUNG :
Bandar Judi Online
Bandar Bola Online
Bandar Casino Online
Bandar Bola Casino Terbesar
MAJALAH SEPAK BOLA TERBAIK

.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar